Laboratorium Ergonomi & Perancangan Sistem Kerja

Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja merupakan salah satu laboratorium dasar keilmuan Teknik Industri yang memiliki fokus pada pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dalam rangka menghasilkan sistem kerja yang Efisien, Nyaman, Aman, Sehat, dan Efektif. Sistem ini dapat terbentuk dengan melakukan perbaikan metode kerja, perancangan sistem kerja atau dengan perancangan alat bantu yang baik sehingga memenuhi aspek ergonomis terhadap lingkungan kerja yang ada.

Kegiatan yang dilakukan dalam praktikum Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja dibagi atas tiga modul, yaitu Perbaikan Metode Kerja, Perancangan Fasilitas, dan Penalaian Beban dan Resiko Kerja.

Pada Modul Perbaikan Metode Kerja dilakukan pengamatan perakitan benda kerja, kemudian dilakukan pengolahan data dan analisis menggunakan metode stopwatch time study dan peta kerja. Hasil analisis aktual digunakan untuk mendapatkan metode perakitan usulan.Pada modul perancangan fasilitas dilakukan penelitian umum pada lingkungan sekitar, kemudian memberikan usulan perbaikan fasilitas dengan prinsip antropometri.Pada modul Penilaian Beban dan Resiko kerja dilakukan pengukuran terhadap aktivitas fisik untuk memilih operator yang akan melakukan simulasi aktivitas tertentu berdasarkan perhitungan fisiologi, kemudian dilanjutkan dengan penilaian biomekanika dan postur kerja terhadap pekerjaan yang dilakukan.       

Fasilitas yang dimiliki oleh Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja antara lain alat ukur lingkungan fisik (4 in 1 Environment Meter), alat-alat ukur fisiologis (blood pressure monitor, Oximeter Finger, Treadmill, Sepeda Statis), biomekanika (Goniometer) dan alat-alat ukur Antropometri (Human Body Martin, Heightometer, Kursi Antropometri) serta ruangan climate chamber.

 Berikut merupakan ruangan praktikum laboratorium95893